Monday, November 24, 2008

SWEENEY TODD

Dari arah kegelapan kabut, muncul sebuah kapal. Ketika sudah menepi di pelabuhan London, Sweeney Todd (Johnny Depp) dan Anthony (Jamie Campbell Bower) turun dari kapal. Todd ternyata punya cerita sedih disini. Dia difitnah oleh Hakim Turpin (Alan Rickman). Karena Turpin jatuh cinta dengan istri Todd. Dan Todd diasingkan.

Demi membalas dendam Turpin. Todd menyewa tempat tinggalnya dulu pada seorang wanita, Mrs. Lovett (Helena Bonham Carter). Menurut Lovett, istri Todd sudah meninggal minum racun, sedangkan anak perempuannya, Johanna (Jayne Wisener) diadopsi oleh Turpin.

Untuk menjadi terkenal di London, Todd menantang tukang cukur terkenal, Pirelli (Sacha Baron Cohen). Setelah kalah, Pirelli mendatangi tempat cukur rambut milik Todd dan membongkar masa lalunya. Tanpa segan-segan, Todd membunuhnya.


Tanpa sengaja, Anthony melihat Johanna yang sedang duduk di pinggir jendela dan langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Melihat hal ini, Turpin murka dan menyuruh bawahannya, Beadle (Timothy Spall) untuk mengirim Johanna ke tempat orang gila.

Berhasilkan Todd membalas dendam pada Turpin? Apakah cinta Anthony dan Johanna akan menemui akhir yang bahagia?

COMMENT
Tim Burton bekerja sama lagi dengan Johnny Depp ke sekian kali setelah Edward Scissorhands, Charlie & The Chocolate Factory, Sleepy Hollow, Corpse Bride dan Ed Wood. Dengan seleranya yang aneh dan unik, Tim membuat film ini menjadi film musikal. Padahal menurut saya, film yang banyak mengandung aspek psikologis ini akan lebih baik jika tidak dijadikan film musikal. Dengan seting yang hampir sepenuhnya gelap karena memang menggambarkan suasana tokoh-tokoh di film ini. Hanya satu adegan terang benderang ketika Lovett dan Todd berpiknik di sebuah padang rumput. Sekali lagi, Tim berhasil membuat filmnya dengan aneh dan unik.

Hampir semua aktor utamanya menyanyi di film ini. Walaupun sebenarnya bukan seperti nyanyian tapi seperti orang yang berkata-kata diiringi oleh musik. Hampir semua lagu mempunyai irama musik yang sama. Hanya satu lagu yang cukup menarik buat saya. Lagu yang dinyanyikan oleh Anthony ketika bertemu dengan Johanna pertama kali. I feel you Johanna…….

Sebenarnya akting Johnny Depp patut diberi acungan jempol. Ekspresi wajah, pandangan matanya bahkan gerakan mulutnya mengungkapkan perasaan hati dan emosinya. Sekali lagi andai saja film ini tidak dibuat musikal mungkin hasilnya akan menjadi berbeda.
Yang patut diberi acungan jempol juga adalah Sacha Baron Cohen yang tampil unik sebagai Pirelli. Walaupun tampil sebentar tapi penampilannya cukup unik dan aneh.

Well, saya tidak terlalu menikmati film ini kecuali ketika Anthony menyanyikan lagu I feel you Johanna…. Dan satu adegan lagi yang membuat saya tertarik adalah adegan ketika Turpin mendatangi Todd dan diminta untuk mencukur kumis dan jenggotnya. Mereka seakan-akan beradu akting dan beradu kata dengan bernyanyi. Sebenarnya saya sangat menyukai film-film karya Tim seperti Edward Scissorhands, Big Fish dan Charlie & The Chocolate Factory. Tapi untuk yang ini, saya hanya memberi satu bintang untuk aktingnya Johnny Depp yang brilian. Sebagai tambahan film ini mempunyai subtitle The Demon Barber of Fleet Street.

1 comment:

GiE said...

Ketika melihat adegan film untuk pertama kali, dan melihat setting filmnya, Gue langsung inget film From Hell. Film Johnny Depp pertama yang saya tonton. Setuju banget! Coba kalo gak di buat musikal. pasti gue gak bakalan matiin DVD player di tengah2 berlangsungnya film karena jenuh. Hehehehe.