Monday, January 31, 2011

THE BRIDGES OF MADISON COUNTY (1995)


Cinta tidak mengenal usia. Inilah yang menjadi tema dari film besutan Clint Eastwood. Terus terang gua sangat suka Eastwood karena dia termasuk deretan aktor yang berubah jalur jadi sutradara (meskipun memang sebagian besar bermain dalam film garapannya sendiri) yang sukses. Sejak A perfect World, hampir semua karyanya Eastwood di atas rata-rata. Kini menggaet aktris Meryl Streep. Gua selalu terkagum-kagum betapa Streep bisa menjiwai suatu karakter. Begitupun disini, betapa dia bisa terlihat sangat kikuk dan muda, jelaslah ini film keluaran 15 tahun yang lalu. Gua juga masih muda kalo waktu itu gua jadi seorang aktor.

Menilik ide cerita yang hampir sama, gua teringat Horse Whisperer (1998) yang disutradarai oleh Robert Redford. Berdasarkan dari novel karangan Nick Evans atau Nicholas Evans. Kebetulan pula The Bridges of Madison County berasal dari sebuah novel. Ditulis oleh Robert James Waller ditulis screenplay-nya oleh Richard LaGraveness. Menurut penilaian gua, Horse Whisperer lebih menang, jika dinilai secara keseluruhan, disini akting Scarlet Johansson cukup memikat ditambah performance dari Kristin Scott Thomas dan Robert Redford yang berkharisma, landscape yang lebih dominan. Tapi jika melihat 30 menit akhir dari The Bridges of Madison County, disinilah jiwa dari film ini. Kekuatan akting Streep dan penggarapan Eastwood yang menurut gua mampu menguras emosi penonton. 30 menit akhir ini merupakan salah satu momen terbaik dalam layar lebar (versi gua yah) Jangan nilai 1 jam awal film, karena itu merupakan appetizer dan menu utama yang biasa saja, Namun anda akan menikmati desert yang luar biasa yang membuat anda akan selalu mengenang film ini.




Seperti yang gua bilang di atas, kekuatan akting Meryl Streep luar biasa sekali. Film berdurasi 135 menit ini dapet nominasi Oscar maupun Golden Globe untuk Meryl Streep dan nominasi Best Picture untuk drama dari Golden Globe. Dengan bujet 35 juta dolar, film ini meraup 70 juta dolar di seluruh dunia.

2 comments:

astiti said...

halo mas..
saya juga suka banget nih cerita the bridges of madison county. Waktu itu saya baca novelnya dulu baru nonton filmnya. Memang benar kekuatan cerita dari film itu ada di las scenes. Emosi penonton bener2 diaduk2 di scene2 terakhir, apalagi saat mereka berdua berpapasan di jalan hanya bisa bertatapan tanpa mengucap kata sepatahpun

Bang Mupi said...

keren banget tuh adegan :)