Wednesday, February 9, 2011

TOY STORY 3 (2010)


Sebenarnya hype film ini uda lewat. Film paling laris di Amerika Utara tahun 2010 yang meraup 1 milyar dolar di seluruh dunia dan gua baru nonton film ini di awal tahun. Mungkin banyak yang sedikit pesimis dengan sekuel ini (well mungkin pesimis bukan kata yang pas, khawatir lebih tepat), mau apa lagi kawanan koboi dan robot luar angkasa beserta teman-temannya ini. Tetapi nama besar PIXAR mampu mencairkan kekhawatiran itu karena selama ini produk PIXAR selalu luar biasa atau istimewa. Sehingga tidak sedikit pula yang menantikan kehadiran film ini.

Terentang jauh dari tahun 1995, begitu juga sekuelnya tahun 1999. Kini Andy pun sudah besar dan akan menjadi seorang mahasiswa. Dari sinipun sudah terlihat bahwa PIXAR begitu pintar membuat sebuah ide cerita baru dengan formula lama. Yang jelas kualitas graphis begitu memukau, membuat gua selalu terpana di setiap adegan (mengagumi graphisnya). Cerita makin dewasa karena karakter manusianya pun semakin dewasa (tapi anehnya mainan-mainan Andy tetap mengkilat) dan lebih diperlihatkan di layar dibandingkan dulu. Gua yang ga nyadar atau memang film ini, iringan musiknya lebih sedikit dibandingkan dua film sebelumnya. Kalo kita perhatikan dari semua film Toy Story adalah aksi-aksi penyelamatan ala Mission Impossible versi kartun, yang merupakan poin menarik dari trilogi Toy Story ini.


Hilangnya beberapa karakter tentu saja digantikan oleh mainan-mainan baru. Tapi dua tokoh utamanya tetap Woody dan Buzz Lightyear yang diisi suara oleh Tom Hanks dan Tim Allen. Btw, unsur komedinya agak menurun dibandingkan yang pertama dan kedua atau karena hati gua lagi beku, ya?  Menghadirkan tokoh Ken dan Barbie cukup memberi rasa segar dan beberapa kelucuan. Adegan menjelang akhir cukup memberi warna yang berbeda dan tak ubahnya seperti karakter-karakter manusia yang menjelang kematian. Cukup menyentuh but tipikal Hollywood hanya belum pernah terjadi dengan mainan yang hidup hehehe... Bahkan cukup kelam dengan adegan Lotso cs duduk di belakang mobil tersiram air hujan. I like that scene.

Jika dilihat dari beberapa film PIXAR terakhir seperti Wall-E dan UP, Toy Story 3 ini ceritanya lebih ringan walaupun demikian bukan berarti tidak ada pesan moral yang tidak bisa diambil dari film ini, ada tentang persahabatan dan kekeluargaan.

Adegan akhir memang bagus tapi tidak begitu memorable buat gua (apakah gua mati rasa ya?). Gue menonton semua film Toy Story dari yang pertama sampai yang terakhir, so sudah pasti gua tahu pengalaman panjang cerita mereka dan terus terang mungkin karena dulu ga punya mainan-mainan yang sering gua maenkan Mungkin hal itulah yang membuat hati gua tidak terlalu meresapi inti dari film ini. Tapi bisa dibilang penutup yang bagus dari sebuah trilogy. Kalo dibandingkan dengan UP, gua masih lebih suka UP (walaupun gua pun tidak terlalu suka UP). So ranking tertinggi film PIXAR kesukaan gua tetap Finding Nemo, Wall-E dan Cars.
Perlu ditambahkan bahwa film ini mendapat piala film animasi terbaik dari Golden Globe.

No comments: