Sunday, May 8, 2016

TEENAGE MUTANT NINJA TURTLES (2014)




Serial tivi yang dulu sering saya tonton, Teenage Mutant Ninja Turtles (TMNT) atau yang dikenal dengan kura-kura ninja.  Entah hilang kemana kata remaja dan mutannya.  Begitu ada gamenya di Playstation, saya ikut memainkannya.  Saya lupa ada gamenya enggak di console Super Nintendo dan Sega.  Lalu muncul di PS 2 pun, saya maen gamenya juga.  Gamenya sih cukup fun.  Bahkan untuk layar lebar pun, ada beberapa film kura-kura ninja, yang terakhir dirilis adalah film animasinya.  Film terakhir yang saya sebut, buat saya cukup menghibur.  Saya baru ternyata ada film seri terbarunya yang disiarkan Nicklodeon, maklum saya ga punya tivi kabel.   Jadi saya tidak tahu bagaimana perubahan ‘gaya’ yang dituangkan di serial terbarunya.
Kini muncul film campuran live action dengan CGI, yang perlu diperhatikan adalah adanya nama Michael Bay, bukan sebagai sutradara tapi sebagai produser.  Banyak film-film yang bukan disutradarai oleh Bay, tapi Bay hanya berperan sebagai produser.


Kembalinya kerja sama Megan Fox dengan Michael Bay setelah Transformers 2 juga cukup menarik.  Fox tampil dengan wajah dan ekspresi seksi seperti layaknya di Transformers 1 dan 2.  Aktingnya bisa dibilang pengulangan seperti di transformers 1 dan 2 hanya nama dan porsi perannya yang berubah, bisa dibilang dia pemeran utama versi manusianya. Hampir saya lupa sidekicknya April, si Vernon diperankan oleh sedikit kocak oleh Will Arnett.  Sebelum ini kebanyakan dia menjadi pengisi suara. 

Bujet 125 juta dolar meraup 493 juta dolar di seluruh dunia.  Hasil yang cukup menguntungkan. Tentu saja, lampu hijau untuk sekuelnya.  Terbukti sebentar lagi akan muncul sekuelnya yang mempunyai sub judul : Out of the Shadows.  Bagi yang sudah lihat trailernya, yeah ada pemeran Arrow, Stephen Amell.  Sebagai perbandingan Teenage Mutant Ninja Turtles tahun 1990 mendapat hasil 201 juta dolar di seluruh dunia dengan bujet cukup minim 13,5 juta dolar.  Sekuelnya bujet 25 juta dolar tapi hanya meraup 78 juta dolar.  Lalu seri ketiganya dengan bujet 21 juta dolar hanya mendapatkan 42 juta dolar. Semakin menurun. Lalu tahun 2007 muncul versi animasinya, bujet 34 juta dolar, mendapatkan 95 juta dolar di seluruh dunia.  Jadi bayangkan betapa larisnya versi 2014.

Reboot TMNT ini mengalami perubahan asal muasal ke-4 kura-kura ini dan gurunya Splinter yang menurut saya cukup masuk akal dan menarik. Meskipun argumentasi karakter April O’Neil kepada atasannya yang diperankan oleh Whoopi Goldberg terkesan ‘bodoh’ dan sengaja dibuat misterius.  Pantesan dikau belum berhasil menjadi reporter berita besar, April.


Jonathan Liebesman yang didapuk jadi sutradara sebelumnya menggarap film Wrath of the Titans dan Battle : Los Angeles.  Namun disini terlihat sekali gaya Bay berpengaruh dalam hasil akhir film ini.  Tapi maaf dari segi cerita dibandingkan dengan Transformers 2-4, menurut saya lebih menarik ini.  Sebenarnya inti cerita simple tapi Liebesman berhasil memadukan dengan humor-humor dan aksi yang cukup pas.  Aksinya bisa dibilang memuaskan dari segi visualisasi meskipun ada beberapa fight scene yang tidak jelas.

Kecanggihan teknologi berhasil ‘memoles’ wajah asli para kura-kura yang tadinya terlihat sama di serial televisi (hanya dibedakan oleh warna penutup matanya).  Mereka terlihat ‘hidup’ dengan detil ciri khas masing-masing.  Bahkan pengisi suara mereka pun cukup pas dengan karakter dari masing-masing kura-kura.  Maaf saya tidak kenal dengan semua para pengisi suaranya.  Saya hanya agak kecewa dengan sang villain Shredder.  Malah menurut saya, lebih cocok ketika dia tidak memakai armor ala robot seperti wolverine meskipun ide pisau terbang yang bisa kembali lagi itu cukup keren sebenarnya.  Karakternya tanpa segala gadget itu malah lebih terlihat sangar dan menyeramkan.

Menurut saya, reboot TMNT ini cukup berhasil menarik minat para penonton.  Mudah-mudahan sekuelnya tidak semakin menurun dan menurun kualitasnya. So bagi penggemar kura-kura ninja mutan remaja, menurut saya karakter realistis mereka di sini cukup memberikan khayalan lebih tentang mereka daripada waktu jaman mereka main di tivi swasta kita dulu.

No comments: