Monday, February 9, 2015

DEAD MAN DOWN (2013)




Saya tahu Colin Farrell ketika menonton Minority Report-nya Tom Cruise.  Menurut saya ini aktor punya potensi menjadi calon bintang.  Tampang ganteng dan akting pun tidak jelek.  Beberapa filmnya yang menurut saya menarik adalah The Recruit (maen bareng Al Pacino), Daredevil jadi antagonis Bull’s eye dan Total Recall garapan Len Wiseman.  Dan di tahun 2009 lewat In Bruges, Colin menang aktor pembantu terbaik.

Setelah sekian lama tidak melihat penampilan Colin, terakhir nonton Total Recall yang walaupun flop, menurut saya cukup menarik.  Di awal film, cerita bergulir dengan sedikit misteri di sana sini.  Menarik untuk diikuti.  Bahkan karakter Beatrice mendekati Victor cukup memberi nilai berbeda di awal film.  Namun sedikit demi sedikit mulai terkuak teka teki tokoh Victor, film pun mulai seperti layaknya film-film sejenis lainnya walaupun masih tetap ingin saya ikuti sampai habis. Dan akhirnya berakhir dengan sedikit kekecewaan di akhir film.  Lho kok film yang awalnya sudah dibangun dengan baik, kok endingnya hampir bisa dibilang klise. 

Padahal di awal film, saya tertarik dengan background karakter yang dimainkan Colin.  Background yang cukup biasa sebenarnya tapi cukup membangkitkan rasa simpati.  Begitupun apa yang terjadi dengan Beatrice.  Tapi semua ini memang dibeberkan di sepanjang film dengan setahap demi setahap.  Cukup menarik dan berhasil, namun seakan-akan sang sutradara Niels Arden Oplev seakan-akan berburu waktu ketika film ini sudah hampir 2/3 berjalan.  Tidak ada scene-scene yang berhasil membuat saya terikat dengan film ini.  Dan sekali lagi ditambah ending yang tidak jelek sebenarnya tapi tidak istimewa.


Honestly, saya tidak menonton karya Niels sebelumnya yang cukup fenomenal, The Girl with the dragon  tattoo versi Swedia, yang kebetulan juga diperani oleh Noomi Rapace.  Jadi saya tidak tahu bagaimana style-nya Niels.  Jadi opini saya hanya berdasarkan karya Niels yang ini saja tanpa mengetahui sepak terjang sebelumnya.  Not bad tapi sayang tidak terlalu istimewa juga.  Sedikit pujian buat sang penulis cerita J.H. Wyman untuk tujuan Beatrice, jujur saya banyak nonton film tapi tidak tertebak motivasi awalnya.


Akting Colin not bad, pendiam, tidak banyak bicara, penuh kemarahan yang terpendam.  Akting Noomi sedikit lebih baik, seorang wanita rapuh yang jiwanya terluka.  Sedangkan untuk Terence Howard, I don’t know why saya tidak pernah melihat dia sebagai sosok antagonis dan bisa dibilang juga, sampai saat ini, saya belum melihat performancenya yang menarik (buat saya yah).  Ada Dominic Cooper, di awal film saya berpikir keras siapa ini orang, sampai akhirnya oooh dia yang bermain jadi Howard Stark.

So yang menarik buat saya adalah kisah hubungan antara Victor dan Beatrice yang paling menarik dari film ini.  Sisanya yah bisa dibilang biasa aja. Not bad but also not memorable.

No comments: