Wednesday, October 19, 2011

THE MECHANIC (2011)


Sebenarnya pengen bikin review yang lain, tapi karena picture profile gua di Facebook uda lama ga ganti. Dan gua punya prinsip (gayanya), setelah gua nonton filmnya, baru gua ganti picture profilenya dengan yang baru. Dan kemaren-kemaren, gua salah pilih film. Dan jadilah icon Mechanic bertahan hampir setengah tahun di profile FB gua. Dengan tekad baja (hampir setengah tahun, ngomongnya tekad baja) akhirnya gua berusaha membuat review film ini, dengan tujuan mulia, agar bisa mengganti dengan pic profile yang baru.

Sutradara film ini adalah Simon West, yang bikin Con Air dan yang bikin Lara Croft : Tomb Raider. Referensi dua film ini jelas bisa menarik minat calon penonton, termasuk gua yang “terjebak” sekian lama dengan gambarnya di FB. Lumayanlah West dalam menggarap Con Air dan Tomb Raider. Full aksi, dan hasil pendapatan kedua film itu tidak jelek.

Berharap lebih dengan pemainnya, yaitu si rambut kurang panjang, Jason Statham. Yang dengan trade-marknya pasti selalu muncul dengan adegan aksi yang lumayan tidak jelek (ampun kata-katanya) kecuali lewat The Bank Job dan Thirteen yang minus adegan laga. Juga ada Ben Foster, yang maaf sekali gua baru nonton satu filmnya yaitu X-Men : The Last Stand. Jelas penampilannya berubah, dari mutant jadi anak yang selalu bikin masalah. Lalu ada Donald Sutherland.

Awalnya, gua salut dengan kecerdasan si Mechanic ini dalam memanipulasi suatu peristiwa. Tetapi setelah beberapa peristiwa, hilang sudah kemampuannya apalagi ditambah masuknya Foster dalam timnya. Yang jelas selalu membuat masalah menjadi tambah bermasalah. Adegan aksi sih biasa saja (standarnya Statham) tapi adegan kebrutalannya cukup di atas rata-rata.

Banyak yang bilang bahwa peran Statham adalah stagnan, gitu-gitu aja. Dan pernyataan itu memang benar. Hampir bisa dibilang karakter yang dimainkan Statham begitu-begitu saja. Tidak pernah ia bermain sebagai seorang manusia super (karena tanpa kekuatan pun, dia sudah sangat jagoan) atau mungkin sebagai seorang dengan “kemampuan” kurang yang mengejar-ngejar cintanya sepanjang hidupnya atau mungkin seorang pria yang terjebak dalam sebuah pulau selama 4 tahun. (bisa abis kelapa di pulau itu digebukin oleh Statham bukan diminum). Mungkin jika terus demikian, nasibnya tidak akan berbeda dengan apa yang dialami oleh Steven Seagal. Orang-orang akan bosan menonton filmnya Statham. Ham, cobalah main film yang sejenis seperti The Bank Job.

Jika dengan paduan Simon West dan Jason Statham, kita sebenarnya berharap banyak dengan film ini…well tampaknya kita (terutama gua) akan tetap terus berharap karena film ini tidak sesuai dengan ekspektasi gua. Walaupun di ending film ada sedikit twisted yang sayangnya mungkin sebagian sudah bisa menebaknya. Atau mungkin masih ada yang ragu-ragu untuk menebak endingnya. Atau juga ada yang tidak sempet menebaknya karena sudah bosan untuk menonton sampai habis.

Ternyata ini adalah remake dari film yang dulu dibintangi Charles Bronson. Dengan bujet 40 juta dolar, film ini hanya menghasilkan 51 juta dolar di seluruh dunia. Akhir kata, gua senang sekali sudah menonton film ini dan mereviewnya, karena akhirnya gua bisa ganti picture profile gua di FB hehe…

4 comments:

Sartika NHK said...

gue suka banget film ini..aksinya bagus..nice review :)

Bang Mupi said...

makasih sis, uda komen. Sering2 mampir yah. :)

e2p said...

heran gw sama statham aktingnya biasa2 saja tapi laku juga dia maen film.. apa karena personality doi yang baik dan bagus dimata para sutradara/produser??

Bang Mupi said...

bintangnya lagi terang aja kali bro hehehe