Thursday, September 1, 2011

SUCKER PUNCH (2011)





Zack Snyder, sutradara film Superman yang baru, Man of Steel yang akan beredar 2013. Kebetulan Superman adalah superhero favorit gua, jadi pasti gua tungguin nih film. Saat gua nonton film zombie, Dawn of The Dead, gua suka banget filmnya, akhir-akhirnya baru gua tahu ternyata itu karyanya Snyder. Kemudian 300, yang kolosal dengan aktor-aktor cowok ber-six pack ria. Gua suka visualisasinya dan adegan-adegan awal saja, sisanya jadi sedikit boring. Lalu Snyder berkarya lagi lewat Watchmen, film superhero yang sedikit “beda”. Dengan gaya visualisasi yang hampir sama, Watchmen berhasil menjadi salah satu film superhero favorit gua. Gua terkesima dengan film manusia super yang satu ini. Gaya visualisasi Snyder kembali terlihat lewat Legend of The Guardians : The Owls of Ga’Hoole, meskipun film animasi tapi style Snyder sangat terasa sekali. Sayang gua kurang suka Ga Hoole. Not bad sih. Dan kini muncul film besutannya lagi. Sucker Punch.


Jika dilihat dari posternya, menarik sekali. Jelas sekali terlihat ini film fantasi. Sebelum gua lupa, mungkin awalnya Ga Hoole adalah film untuk anak-anak tapi menurut gua tidak tepat untuk konsumsi mereka, dan agak tanggung juga kalo untuk porsi orang dewasa. Sucker Punch juga yang pasti bukan konsumsi anak-anak. Beruntung gua masih belum bosan dengan style-nya Snyder (hanya sedikit bertanya-tanya, kalo Superman dibuat dengan gayanya apakah jadi bagus atau jadi jelek). Terus terang gua menyukai film Sucker Punch, meskipun ceritanya sederhana tapi dibuat bolak balik antara kenyataan dengan fantasi. Teringat akan filmnya Jet Li, Dr. Wai in a scripture without words (di Indonesia beredar dengan judul King of Adventure) atau yang terbaru adalah Scott Pilgrim vs The World. Mungkin Sucker Punch lebih dekat kemiripannya dengan film terakhir yang gua sebut.


Mungkin perlu dijelaskan terlebih dahulu, kenapa gua bisa menyukai film ini, sedangkan banyak orang tidak suka. Awal film gua nontonnya ga terlalu konsen, jadi begitu film selesai, gua nonton lagi bagian awal sampai ketika “paku” mau dipukul. Dan ternyata segala kejadian di akhir, petunjuknya ada di bagian awal semua. Barangkali hal ini yang membuat gua menyukai Sucker Punch, namun masih belum bisa menilai film ini bagus sekali.



Adegan aksi dengan setting negeri antah berantah walaupun ada sedikit hubungan dengan dunia nyata seperti tentara Jerman dan bahkan ada naga (Liat naganya mirip si Draco di Dragon Heart). Gua salut dengan adegan aksi di film ini, benar-benar fantastis, sedikit di bawah Matrix. Makanya sayang sekali sebenarnya film ini kalo dibagi dua antara kenyataan dan fantasi. Kenapa ga dibuat jadi film fantasi aja sekalian? Mungkin lebih seru. Spesial efek luar biasa canggih tentunya hanya memang agak kelam nuansanya.





Para pemainnya hampir gua tidak tahu kecuali Scott Glenn, Vanessa Hudgens, Carla Gugino dan Jamie Chung (yang maen jadi ChiChi di Dragon Ball Evolution), lho lumayan banyak juga yah yang gua tahu. Bahkan sang pemeran utamanya Emily Browning, gua tidak pernah inget pernah nonton filmnya dia. I had to search at imdb.com and ternyata dia yang dulu maen film Lemony Snicket’s A Series of Unfortunate Events. Tapi melihat penampilan aksinya disini, kemungkinan besar dia bakal diajak maen film aksi lagi nanti.

1 comment:

Azau Azhari said...

Nonton Online Film Sucker Punch 2011 Subtitle Indonesia disini kk
http://cinema69indo.blogspot.com/2014/05/nonton-film-sucker-punch-2011-subtitle.html