Wednesday, November 3, 2010

SAVING PRIVATE RYAN (1998)


Pertama kali, gua nonton film ini. Terasa tidak terlalu menarik. Meskipun memang adegan awal yang sangat mengguncangkan sangat menyerap dalam benak gua (salah satu adegan perang yang sangat luar biasa, menurut gua). Begitu nonton yang kedua kali, adegan awal lebih terasa lagi guncangannya. (tetap salah satu adegan perang yang bagus sekali). Musiknya yang terasa sangat menyentuh sekali, membuat gua langsung menjadikan film ini masuk daftar favorit gua.

Cerita film yang berdasarkan kejadian nyata, hanya nama tokohnya diganti disini. Sesuai judulnya, menyelamatkan prajurit Ryan. Dengan ide cerita yang sederhana, Steven Spielberg membawa kita ‘menikmati’ sebuah film tentang Perang Dunia I. Begitu detilnya Spielberg menggambarkan keadaan perang yang cukup realistis. Sehingga gua merasa benar-benar berada di medan perang yang sesungguhnya. Hampir sama waktu gua menonton karya Spielberg yang lain Schindler’s List (SL). Begitu pandainya Spielberg meramu adegan demi adegan sehingga membuat SL dan Saving Private Ryan (SPR) sangat-sangat penasaran untuk diikuti.

Pemeran utamanya, Tom Hanks sudah tidak diragukan lagi performanya. Sudah menang Oscar lewat Philadelphia dan Forrest Gump. Aktingnya memang bagus tapi tidak istimewa disini. Dengan dukungan aktor-aktor kuat seperti Tom Sizemore, Ted Danson, Matt Damon, Paul Giamatti, Vin Diesel, Giovanni Ribisi dan Edward Burns. Pengen melihat wajah-wajah mereka lebih muda 12 tahun, lihatlah film ini.


Tidak banyak film perang yang bagus, tapi yakinlah bahwa SPR adalah salah satunya. Jika anda menyukai karya Spielberg, SPR harus masuk dalam tontonan anda. Jika anda penggemar Hanks, sangat sayang untuk melewatkan film ini. Film dengan bujet 70 juta dolar dan sudah menghasilkan 481 juta dolar di seluruh dunia.

Sebagai tambahan film ini mendapat Oscar untuk Best Director, Best Cinematography untuk Janusz Kaminski (yang gua perhatikan juga memang pengambilan gambarnya keren banget tapi tidak berlebihan), Best Film Editing, Best Sound Editing dan Best Sound.

9 comments:

Anonymous said...

setuju bang....
film ini mang keren bgt....
tp cb bang lihat lebih cermat...
ada 1 adegan pas perang, lupa d disc 2 ato 3, ada salah satu kru film keliatan d pojok kanan bawah pake topi putih......^ ^
jd serius2 geli gmn gitu pas nonton ulang di scene itu....hehehehe....

Rijon said...

Film-film "grande" semacam ini memang jagonya Spielberg semenjak "E.T" .... :D

Udah liat "The Color Purple," Bang? Di situ bisa dilihat sisi yang lebih bersahaja dari Spielberg (kalau menurutku).

Bang Mupi said...

@Anonim : kok bisa ada disc 2 atau 3? yang versi apa ini bro?

@Rijon : The Color Purple belum nonton nih, bro. film jarang yah, gua ga pernah liat di luaran.

@

Bang Mupi said...

@Anonim : kok bisa ada disc 2 atau 3? yang versi apa ini bro?

@Rijon : The Color Purple belum nonton nih, bro. film jarang yah, gua ga pernah liat di luaran.

Rijon said...

"The Color Purple" itu film tahun 85, Bang. Yang main Whoopi Goldberg, Oprah Winfrey, Danny Glover. Menurutku sih, itu salah satu film Spielberg yang "bersahaja" (apalagi kalau dibandingkan dengan film-filmnya yang cenderung wah).

Di blogku rasanya ada deh ulasannya.

Anonymous said...

aq nonton versi vcdny bang, da 3 disc....

Thyo Aditya said...

saving private ryan, film perang ter-perfect yg prnah gw tonton *lebay* haha.
di film ini,gw pling suka sama si barry pepper :D

Bang Mupi said...

@Rijon : nanti coba aku cari deh.

@Anonim : oh yang versi VCDnya yah

@Thyo : gua juga suka dengan karakter Barry Pepper disini.

harry tunggara said...

mantap
film perang terbaik ney
ane suka film nya