Friday, October 22, 2010

HEIST (2001)


Film tentang pencurian yang langsung teringat dalam benak gua adalah Thomas Crown Affair (TCA)-nya si Pierce Brosnan. Ga tau kenapa ini yang langsung terlintas, mungkin karena kemaren baru baca bahwa film ini bakal ada lanjutannya atau memang karena film ini berkesan untuk gua.


Intrik tipu menipu antar sesama pencuri sangat menarik, dan gua bingung kenapa yah hanya TCA yang gua inget, oh…gua inget satu lagi Entrapment-nya Sean Connery. Heist mempunyai deretan bintang yang cukup menjanjikan, Gene Hackman, Delroy Lindo, Danny Devito dan Sam Rockwell. Nama-nama yang sudah terkenal dengan aktingnya yang tidak perlu diragukan lagi.
Heist memiliki kesempatan yang bagus untuk menjadi film yang menarik hanya dengan modal para bintangnya saja. Hanya sang sutradara terjebak dalam bayangan intrik yang dibikin biar penonton bingung sehingga mengurangi sisi “pencurian”nya yang harusnya cukup menarik.
Inilah salah satu film yang semakin membuktikan jejeran bintang ternama belum tentu menghasilkan film yang bagus, menarik untuk ditonton sepanjang film. Bukannya jelek tapi tidak terlalu melekat di benak gua. Malah selama menonton, gua teringat-ingat adegan-adegan di TCA.

Filmnya termasuk lambat pacenya (walau ga terlalu lambat), adegan tembak-menembak pun tergolong biasa sekali dan bahkan tidak terlihat seru (menurut gua). Hanya yang pemeran cewek yang selalu kebagian nyamar cukup menarik juga triknya. Begitu gua tau nih cewek nyamar untuk apa, gua puji bagian yang ini. Sang sutradara David Mamet terkenal sebagai penulis The Untouchables, Hannibal. Mamet terlalu ‘santai’ dalam menggarap film ini sehingga begitu mendekati klimaks, dia terlalu terburu-buru sehingga menghasilkan ending yang terlihat biasa saja.

Film ‘low profile’ ini berbujet 39 juta dolar tapi hanya mendapatkan 28 juta dolar. Jika anda penggemar film pencurian, film ini bolehlah dikoleksi. Tapi jika anda mengharapkan film bagus dengan kumpulan akting-akting kelas berat, mungkin anda akan kecewa.

No comments: