Sunday, September 7, 2008

THE MIST

Badai datang. Pohon besar merusak jendela rumah keluarga Drayton. Pekarangan belakang rumah berantakan. David Drayton (Thomas Jane) mendatangi rumah tetangganya, Brent Norton (David Braugher) untuk membicarakan tentang pohon tetangganya yang merusak rumah perahunya. Namun akhirnya mereka berdamai dan memutuskan untuk pergi ke pasar swalayan bersama-sama dengan anak David yang bernama Billy Drayton (Nathan Gamble). Sedangkan istri David menunggu di rumah.

Dalam perjalanan ke supermarket, David melihat banyak mobil tentara lalu lalang. Begitu sampai di supermarket ternyata semua peralatan elektronik hampir mati semua. Telepon, listrik semuanya tidak berfungsi. Tidak berapa lama ada sirine berbunyi panjang, diikuti oleh seorang pria dengan hidung berdarah berteriak “there’s something in the mist and it took John Lee” lalu berlari ke dalam supermarket. Tak lama kemudian kabut menyergap seluruh kota. Ada seseorang yang keluar dari supermarket dan tak lama kemudian terdengar teriakannya. Kini pemandangan di luar supermarket tertutup kabut tebal.

Dalam kekalutan yang sangat luar biasa, penonton diperkenalkan dengan tokoh-tokoh lain di film ini, seperti Amanda Dumfries (Laurie Holden) seorang guru baru di kota itu, Sally (Alexa Davalos) sang kasir, Mrs. Reppler (Francis Sternhagen), Ollie Weeks (Tobie Jones), pria yang hidungnya berdarah, Dan Miller (Jeffrey DeMunn). Disinilah adegan-adegan menegangkan terjadi.

Dimulai dengan David mendengar sesuatu di ruang generator, dia melihat pintu garasi tertekan ke dalam diikuti oleh bunyi yang aneh. Seorang mekanik, Jim (William Sadler) bersikeras untuk melihat apa yang menyebabkan generator tidak bekerja dengan baik. David berusaha keras untuk mencegah seorang remaja, Norm (Chris Owen) memeriksa keluar. Namun Jim tidak mempedulikan perkataan David. Begitu pintu terbuka, muncullah tentakel-tentakel bertaring yang menarik Norm menghilang ke dalam kabut.
Di tengah ketakutan, muncullah sifat-sifat bermacam-macam orang seperti Mrs. Carmody (Marcia Gay Harden) yang religius lalu Norton seorang pengacara yang tidak percaya dengan adanya cerita David tentang tentakel.

Kemudian Norton dan beberapa orang yang tidak percaya cerita David tentang tentakel, berniat mencari pertolongan keluar. Lalu ada seorang pria yang menawarkan diri untuk diikat dengan tali sehingga apa yang terjadi dengannya bisa diketahui oleh mereka yang ada di supermarket. Ternyata setelah beberapa lama, yang ditarik oleh David hanya sepenggal kaki pria tersebut. Bagian atas tubuhnya sudah hilang.

Ketika malam hari tiba, muncul banyak makhluk seperti nyamuk raksasa, menempel di kaca-kaca jendela. Lalu muncul lagi makhluk terbang yang lebih besar dari nyamuk-nyamuk tersebut yang berniat memangsa para nyamuk itu, sehingga menyebabkan kaca jendela pecah dan beberapa makhluk masuk ke dalam. Jatuh banyak korban termasuk Sally, sang kasir, juga Joe yang terbakar hebat. Sebenarnya Joe ingin mati karena luka bakarnya yang menyakitkan. Dia ingin minta ditembak oleh Ollie, tapi keinginannya ditolak oleh semua orang. Demi menolong Joe, David berencana untuk mengambil beberapa obat di apotek sebelah.
Di apotek sebelah, David dan teman-teman melihat bahwa banyak jaring laba-laba yang membungkus beberapa mayat. Salah satu mayat adalah seorang perwira tentara yang ternyata masih hidup dan berkata bahwa ini ‘kesalahan kami’ beberapa kali. Ternyata tubuh perwira itu dijadikan tempat untuk menetaskan ratusan laba-laba kecil. Lalu muncullah laba-laba raksasa yang lain yang ternyata jaringnya mengandung zat asam yang bisa membunuh. Dengan ketakutan yang luar biasa, David cs kembali ke supermarket dengan beberapa orang tewas tertinggal di apotek.
Mengingat perkataan perwira di apotek, David menanyakan hal ini kepada Private Jessup dan terungkap bahwa kabut ini adalah hasil eksperimen militer yang menemukan dimensi lain, dimana ada lobang dimensi yang terbuka yang menyebabkan makhluk-makhluk aneh muncul.
Mrs. Carmody yang berhasil merekrut banyak orang di pihaknya, menyalahkan Private Jessup dan menyuruh untuk mengorbankan Jessup untuk dimangsa oleh monster di luar supermarket.
Melihat keadaan tidak memungkinkan, David beserta teman-temannya yang tidak berpihak pada Mrs. Carmody berniat untuk pergi dari supermarket dengan mobilnya pada subuh hari.
Tetapi pada keesokan harinya ketika mereka hendak pergi diam-diam, Mrs. Carmody menunggu mereka di pintu depan supermarket yang dipenuhi oleh orang-orang yang berpihak kepada Mrs. Carmody.
Berhasilkan David cs selamat dari halangan Mrs. Carmody? Berhasilkan mereka selamat dari kabut beserta monster-monsternya? Untuk mengetahuinya, anda harus nonton film ini. Dijamin anda akan terkesima atau terhenyak dari kursi anda melihat dari ending film ini.

COMMENT
SHOCKING ENDING. Itulah komentar pertama saya untuk film ini. Benar-benar ending yang tidak disangka-sangka.
Kedua adalah dalam membuat adegan menegangkan atau menyeramkan, kita tidak perlu dengan monster yang menakutkan atau make up yang menyeramkan. Cukup dengan suasana yang dibuat tegang dari awal dan merambat perlahan-lahan dengan interaksi antar pemain, juga dengan skenario yang cerdas dan pondasi yang kuat dari cerita itu sendiri. Hal ini dibuktikan oleh Frank Darabont (The Green Mile, Shawshank Redemption) sang sutradara lewat film ini. Dari ketakutan masing-masing individu yang terjepit oleh tekanan berat bisa membuat suasana atau situasi yang tidak terduga. Nah hal-hal sederhana seperti inilah yang membuat film ini penuh dengan adegan yang menegangkan dari sepuluh menit pertama sampai akhir film. Bravo buat Darabont.
Ketiga adalah dengan banyaknya karakter dalam film ini. Saya senang dengan banyaknya karakter dalam sebuah film. Hal ini membuat film lebih kompleks dan membuat saya bertanya-tanya apa yang akan terjadi dengan mereka. Anything is possible dengan karakter-karakter tersebut. Sekali lagi, salut buat Darabont yang berhasil menggabungkan banyak karakter dalam film ini. Dan masing-masing bisa berperan sebagaimana mestinya tanpa berlebihan.
Tidak ada best scene untuk film ini. Karena menurut saya semua adegannya setara dari awal sampai akhir. Mendebarkan sepanjang film.
Akhir kata saya kasih tiga bintang dari lima untuk film ini. Satu bintang untuk Darabont yang berhasil membuat film dari tema yang biasa bahkan bisa dibilang umum, menjadi film yang luar biasa. Bintang kedua saya kasih untuk SHOCKING ENDING dari film ini. Benar-benar membuat saya terkesima ketika menonton akhirnya. Yang saya dengar. Darabont mengubah ending film ini sehingga berbeda dengan ending dari novelnya sendiri (sebagai informasi novel ini dikarang oleh Stephen King). Lalu satu bintang lagi, saya kasih untuk semua aspek dalam film ini karena berhasil menjadi salah satu film favorit saya.

1 comment:

ieraiera said...

belom nonton....karena semua teman yg udh nonton pada kecewa sama endingnya..huahuahua