Wednesday, June 29, 2011

TRUE LEGEND (2010)


Nama Yuen Woo Ping sebelum terkenal berkat jadi peñata laga di Matrix Trilogy, sudah melegenda di perfilman Hongkong. Bagi penggemar film Mandarin, namanya sudah tidak asing lagi sebagai koordinator laga wahid. Misalnya di Once Upon A Time in China 2 (Kungfu Master 2). Dan beliau juga menyutradarai film Hongkong seperti Tiger Cage dengan bintang temuannya Donnie Yen, Iron Monkey dan Taichi Master. Bagi gua memang Yuen Woo Ping atau mungkin dikenal juga dengan nama Yen Ho Ping memang seorang penata laga yang handal. Mungkin salah satu pesaingnya yang menurut gua cukup kuat adalah Corey Yuen.



Kini karya terbarunya adalah True Legend. Setelah menonton ternyata ini adalah kisah dari Pengemis Su. Karakter ini ternyata pernah muncul di King of Beggars-nya Stephen Chou dan dulu kala, pernah gua tonton lewat serial televisi yang dimainkan oleh Chou Yun Fat. Entah mana yang benar, tapi cerita di ketiga film ini berbeda-beda semua. Gua pun tidak tahu apakah ini kisah nyata atau bukan.

Sang pemeran utama adalah Chao Wen Cuo atau Vincent Zhao. Dulu pernah maen dengan Jet Li sebagai musuhnya lewat King of Kungfu (atau Fong Sai Yuk). Ironisnya didepak oleh Tsui Hark untuk menggantikan Jet Li di Kungfu Master 4 dan 5 sebelum akhirnya kembali ke tangan Li di Kungfu Master in America. Sebenarnya bakat kungfu Zhao ga kalah dengan Li apalagi liat perawakannya yang lebih gagah dari Li. Mungkin hanya nasibnya yang tidak sebaik Li, karena belum dilirik oleh Hollywood. Namun Tsui Hark tetap tidak melepaskan Zhao, dia tetap bermain sebagai Wong Fei Hung di serial televisinya. Dan berkelanjutan Zhao banyak bermain serial silat di Hongkong.


Setelah menonton film ini, gua berpendapat bahwa ini salah satu film yang tidak konsisten. Setelah awal film yang cukup lumayan bagus. Karena mungkin Woo Ping sudah bekerja sama dengan sineas Hollywood, maka disini Woo Ping banyak menggunakan special efek. Lagi setelah awal film yang cukup lumayan bagus, selanjutnya gua bingung, film ini mau dibawa kemana oleh Woo Ping. Mungkin memang skenarionya juga kurang jelas. Tidak seperti Fearless yang jelas membawa penonton ke akhir cerita (kalo ini memang kisah nyata).


Mengenai adegan tarungnya jelas tidak disangsikan lagi bertebaran dimana-mana bahkan bisa dibilang cukup memuaskan diluar kenyataan kadang Su bisa lompat melayang tapi kadang kemampuan itu hilang begitu saja.




Gua juga bingung dengan pertarungan terakhir yang menurut gua malah merusak cerita awal yang sudah dijalin. Terlalu dipaksakan. Seharusnya cerita tidak perlu sampai situ.
Mau ga mau gua membandingkan film ini dengan film silat terakhir yang gua tonton Reign of Assasins yang alur ceritanya lebih jelas. Film ini sangat di bawah level Reign of Assasins. Kebetulan Michelle Yeoh juga bermain di sini walau hanya sekedar bintang tamu. Ada juga Jay Chou yang juga bisa dibilang bintang tamu.


Akhir kata, jika ingin melihat pertarungan-pertarungan seru, film ini bisa dijadikan tontonan yang menarik. Tapi jika ingin melihat sebuah film yang utuh, jelas film ini mengecewakan.

2 comments:

WewW said...

Kebetulan baru nonton barusan.. Bener banget ceritanya jadi mbosenin setelah dipanjang2in abis lawan adik iparnya.. Jadinya lama kelamaan bosen juga ama adegan fight nya dan berharap pelem cepat berakhir, duh, padahal doyan banget ama pelem fighting.. hiks..

Bang Mupi said...

setuju banget :)