Sunday, August 12, 2012

MISSION IMPOSSIBLE : GHOST PROTOCOL (2011)




Salah satu film laris yang berasal dari serial televisi adalah Mission Impossible.  Franchise kebanggaan Tom Cruise ini laris manis mencetak uang di peredarannya di seluruh dunia.  Film pertama disutradarai oleh Brian De Palma dan berhasil meraup 457  juta dolar di seluruh dunia, dilanjutkan dengan sekuelnya (digarap oleh John Woo) hasilnya lebih tinggi lagi, 546 juta dolar di seluruh dunia.  Bagaimana dengan seri yang ke-3nya?  Sedikit lebih berkurang pendapatannya 397 juta dolar tapi masih tetap untung dengan bujet 150 juta dolar.  Sebagai tambahan sutradaranya adalah J.J. Abrams dan di installment yang terakhirnya ini, dia duduk sebagai produser.

Kursi sutradara kini diduduki oleh Brad Bird.  Sutradara film animasi Ratatouille dan The Incredibles.  Jadi bisa dibilang ini adalah film pertama live action buat Brad.  Did he do a good job?  Well, I’ll answer that later. (sok misterius)  Tapi terus terang, gua ga terlalu suka Ratatouille dan The Incredibles. Namun bagi yang sudah menonton The Incredibles, bisa dibilang film tersebut ada beberapa adegan aksi superhero.  Jadi Brad sedikit banyak sudah mempunyai serangkaian aksi dalam benaknya, hanya tinggal diimplementasikan ke dunia nyata lewat film ini.

Jika anda sudah bosen dengan penampilan Tom Cruise di franchise Mission Impossible, mungkin perlu berpikir ulang.  Karena menurut gua penampilannya di film ini tetap maksimal bahkan dia benar-benar bergelantungan di ketinggian gedung Burj Dubai tanpa memakai stuntman (bisa dilihat di behind the scenes).  Benar-benar perlu nyali dan mental yang luar biasa, and I must admit he has those characters.  Beruntung berkat film ini, yg cukup meraih box office lumayan. 694 juta dolar di seluruh dunia, dengan dana 145 juta dolar, nama Tom Cruise terangkat kembali.  Jadi wajar kalo bakal ada jilid kelimanya. 

Simon Pegg kini jatah di layarnya lebih banyak dibandingkan seri ketiga.  Ving Rhames (well) coba saja tonton film ini, apakah dia muncul atau tidak.  Sang istri yang dulu diperankan oleh Michelle Mognahan, apakah dia juga muncul di film ini?  Kalo gua kasi tau nanti spoiler, jadi lebih baik bagi yang belum nonton, tonton aja deh.  Sebenarnya tidak rugi menonton film ini, tapi karena gua mungkin sudah banyak makan asam garam (kembali sombong lagi hehehe), film ini agak kurang gregetnya.  Meskipun pakem Mission Impossible yang sebenarnya kerja sama tim, disini diperlihatkan kerja sama mereka, tidak seperti Mission Impossible 2 yang terlihat sekali one man show for Ethan Hunt.  
Mungkin kedepannya Paula Patton akan bermain film aksi lagi
Sebagai tambahan di timnya Ethan, ada Paula Patton yang pernah bermain dalam Dejavu bersama Denzel Washington.  Juga ada Jeremy Renner yang setelah The Hurt Locker tambah laris manis.  Namun tidak bisa dipungkiri, bintangnya film ini tetap Cruise.
Salah satu kelemahan film ini adalah villainnya yang menurut gua kurang kuat.  So far yang terbaik menurut gua, masih Philip Seymour Hoffman di film yang ketiga.  Intriknya pun tidak “mengagetkan” Namun sekali lagi pasti semua akan menahan napas melihat aksi Cruise di ketinggian.  Ini sekali lagi salah satu kelebihan Ghost Protocol.  Salah satu lagi kelebihannya film ini adalah penghasilannya menjadi yang tertinggi diantara semua franchisenya.

Banyak adegan-adegan yang ditampilkan seakan-akan tribute untuk film-film Mission Impossible sebelumnya.  Bahkan pria yang memberikan topeng untuk dipakai oleh Hunt adalah orang yang sama yang memberikan topeng itu pada Hunt di film pertama.  Hanya theme song yang menjadi ciri khas Mission Impossible agak sedikit berubah bahkan cuplikan-cuplikan adegan yang biasanya menjadi ciri khas film serial tivinya, sedikit memberikan bocoran tentang adegan-adegan yang akan terjadi.  Sebenarnya bagus tapi malah mengurangi kenikmatan menonton.

INGAT YAH GUA BUKAN AGEN PROPERTINYA BURJ BUILDING
Jika diharuskan memilih adegan favorit (siapa yang suruh milih), tetap adegan favorit gua di ketinggian hotel.  Benar-benar butuh kelihaian dan perhitungan tingkat tinggi (ya iyalah kan adegannya di ketinggian). Dan sebagai informasi, gua bukan agen property yang memasarkan Burj building (takutnya semua salah paham, kenapa gua selalu mempromosikan adegan di gedung tersebut)

 Ngomong-ngomong, kalo ditanya siapa yang paling jago diantara semua agen IMF, gua akan memilih Benji (Simon Pegg) karena dia selalu berhasil melarikan diri dengan cara yang tidak sesulit apa yang dialami oleh Ethan Hunt.  Dari ledakan yang pertama, Hunt kena ledakan sampe dibawa ke rumah sakit, sedangkan Benji bisa selamat, entah dengan cara spionase apa.  Ketika mobil Hunt ditembaki dan tercebur ke sungai, Benji entah berada dimana berhasil dengan gampang tiba di gerbong kereta.  Luar biasa kan.  Jadi jelas Benji lebih jago dan lebih lihai dari Ethan Hunt. Maka  sebaiknya untuk jilid yang kelima, gua sarankan Benji yang  jadi pemimpin misi IMF.

Siapa yang terpesona dengan gadget-gadget di film ini?  Gua perhatikan semakin canggih aja nih alat-alat IMF, mungkin gadget-gadget ini yang menjadi salah satu yang membuat keasyikan sendiri ketika menonton, walau mungkin memang agak sedikit terlalu canggih. (gua ga ngikutin tehnologi, jadi ga tau apakah benar, alat-alat itu semua memang ada dalam kenyataan) tapi jelas tanpa alat-alat canggih itu mungkin Ethan Hunt tidak akan berhasil beraksi di Burj building (there, gua promosi lagi tuh)

Sekarang penilaian gua terhadap Mission Impossible Ghost Protocol.  Bagi yang sudah bosan dengan Tom Cruise, masih ada harapan untuk memperbaiki hubungan anda dengan Cruise (kayak psikolog aja) apalagi ditambah dengan menonton behind the scenenya karena bener-bener ga boong kalo Tom Cruise sendiri yang bergelayutan di Burj building.  Mengenai Brad Bird sang sutradara, menurut gua dia berhasil melompat dengan sangat baik dari film animasi ke live action, gua tunggu karyamu berikutnya brother Bird (bukan sekuel dari Brother Bear ya).  Sayang sekali villain di film ini “kurang villain” sehingga tidak cocok menggunakan judul Impossible karena diantara keempat serinya inilah villain yang paling “lemah”.  Jeremy Renner lumayan berhasil sedikit menjadi scene stealer dengan kisah sendunya, sisanya terkesan lucu dengan tampangnya yang sok cool.  Endingnya cukup manis, sesuai dengan tipe ending yang gua suka.  Jadi menurut gua seri keempatnya ini bisa dibilang cukup berhasil tapi mungkin berbeda dengan pendapat yang  lain (gua memang selalu berbeda aja, ga tau salahnya dimana), favorit gua tetap Mission Impossible 3.  Mumpung ingat, disini satu-satunya episode yang tidak menggunakan topeng “canggih” untuk menyamar jadi orang lain. Wait, setelah diingat-ingat, ada satu adegan yang menggunakan topeng.
TV SERIES YANG LAMA SEASON 5

TV SERIES VERSI BARU
Sebagai tambahan, jika kita searching IMF di google.com.  Jangan harap kita akan mendapatkan situs tentang IMF yang merupakan singkatan dari Impossible Mission Force, tapi yang kita temui adalah International Monetary Fund (Dana Moneter Internasional).  Karena memang IMF adalah sebuah agen fiktif berbeda dengan FBI atau CIA yang memang benar-benar ada.  Kembali ke soal film.  Mission Impossible, serialnya dimulai tahun 1966-1973 (lumayan panjang 171 episode) dengan Peter Graves sebagai Jim Phelps, juga ada Martin Landau dan Greg Morris.  Dan jangan harap ada karakter Ethan Hunt di serial televisinya.  Serial Mission Impossible versi tahun 1966 berhasil memenangkan 3 Golden Globe. Kemudian terhenti dan dilanjutkan dengan New Mission Impossible di tahun 1988 (tapi sayang hanya bertahan 2 season). Sang pemimpin masih diperankan oleh Peter Graves, aktor lainnya adalah Phil Morris, anaknya dari Greg Morris.  Mungkin yang menggemari serial Smallville, Morris beberapa kali muncul sebagai Martian Manhunter yang menolong Clark beberapa kali.


Jadi kesimpulan gua, Mission Impossible Ghost Protocol berhasil membuktikan bahwa Brad Bird mampu membuat film non animasi menjadi cukup menarik.  Tom Cruise pun bernasil menaikkan lagi pamornya.  Jika anda ingin melihat Tom Cruise bermain layaknya Spiderman di Burj building, jangan lewatkan film ini. 

No comments: